Rabu, 05 Oktober 2011

Bila Aku Jatuh Cinta


Bila Aku Jatuh Cinta

Allahu Rabbi aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Allahu Rabbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan
kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu

Amin !

copyright : dudung.net (artikel islami)

Sabtu, 24 September 2011


Jalan Cinta Para Pejuang,
karya ust. Salim A. Fillah.

Di sana, ada cita dan tujuan
Yang membuatmu menatap jauh kedepan
Di kala malam begitu pekat
Dan mata sebaiknya dipejam saja
Cintamu masih lincah melesat
Jauh melampai ruang dan masa
Kelananya menjejakkan mimpi mimpi

Lalu disepertiga malam terakhir
Engkau terjaga, sadar dan memilih menyalakan lampu
Melanjutkan mimpi indah yang belum selesai
Dengan cita yang besar, bening dan tinggi
Dengan gairah menerjemahkan cinta sebagai kerja
Dengan nurani tempatmu berkaca tiap kali
Dan cinta yang selalu mendengarkan suara hati

Teruslah melanglang dijalan cinta para pejuang
Menebar kebajikan, menghentikan kebiadaban
Menyeru pada iman
Walau duri merantaskan kaki
Walau kerikil mencacah telapak
Sampai engkau lelah, sampai engkau payah
Sampai keringat dan darah tumpah

Tetapi yakinlah, bidadarimu akan tetap tersenyum
Di jalan cinta para pejuang

Rabu, 14 September 2011

--140911 --
Kini proses itu pun berjalan, Pelajaran berharga bagaimana kita bisa semakin dekat dengan Allah swt, dan bagaimana kita mempasrahkan diri atas ketetapan yang telah dibuat-Nya. Belajar kepada orang yang berpengalaman tentu ini menjadi bekal untuk kita bisa mempersiapkan lebih baik dan matang. Hanya modal keyakinan saja yang kini dijalani, bahwa janji Allah swt, akan memberikan jalan terbaik, setelah kita berikhtiar yang terbaik.. semua hasil kembalikan kepada Allah swt.. sang pemilik segalanya


We always need everything’s perfect, but the fact is nothing’s perfect . Jadi cara yang paling bijak buat jadi orang sabar adalah melupakan segala ketidak sempurnaan itu, dan memberi maaf atas ketidak sempurnaan itu! #forget and forgive

Kamis, 08 September 2011


I Believe Lyrics

featuring Maher Zain

IRFAN MAKKI
When you’re searching for the light
And you see no hope in sight
Be sure and have no doubt
He’s always close to you

He’s the one who knows you best
He knows what’s in your heart
You’ll find your peace at last
If you just have faith in Him

You’re always in our hearts and minds
Your name is mentioned every day
I’ll follow you no matter what
My biggest wish is to see you one day

Chorus:
I believe
I believe
Do you believe, oh do you believe?

MAHER ZAIN
Coz I believe
In a man who used to be
So full of love and harmony
He fought for peace and liberty
And never would he hurt anything
He was a mercy for mankind
A teacher till the end of time
No creature could be compared to him
So full of light and blessings

You’re always in our hearts and minds
Your name is mentioned every day
I’ll follow you no matter what
If God wills we’ll meet one day

Chorus

If you lose your way
Believe in a better day
Trials will come
But surely they will fade away
If you just believe
What is plain to see
Just open your heart
And let His love flow through

I believe I believe, I believe I believe
And now I feel my heart is at peace

Chorus

I believe I believe, I believe I believe

Lyrics: Maher Zain, Bara Kherigi & Irfan Makki
Melody: Irfan Makki & Maher Zain
Arrangement: Maher Zain

Notes : I believe n' U believe ... Thank u Allah SWT

Selasa, 16 Agustus 2011

17 Agustus, 17 Ramadhan, Bersejarah dan Memantaskan


Alhamdulillah...Kali ini benar-benar saya dapat menulis kembali, setelah beberapa rasanya ingin belajar menata tulisan selalu berhadapan dengan segudang aktivitas yang cukup menguras tenaga dan fikiran untuk dijadikan ladang amal sebanyak-sebanyaknya dalam beribadah. ini bukanlah seperti peluh kesah, tapi adalah menikmati indahnya proses jalan yang Allah swt berikan saat ini dan tentunya untuk kebaikan yang akan datang.

Tahun ini memang tahun yang luar biasanya, segala perjalanan hidup berjalan tak terduga. Tentu kuasa manusia tak terlepas dari Iradat (ketetapan) yang Allah swt berikan kepada insan / hamba-Nya. Allah swt memberikan segala hal tentunya sesuai dengan prasangka hamba-Nya kepada sang segala pemberi sesuatu, Jika hamba tersebut berfikir baik, maka tentulah yang dikabulkan juga baik. Akan selalu bentuk korelasi yang sebanding dari setiap apa yang difikirkan dengan perbuatan yang ada serta mendekatkan diri dengan -Nya.

Setiap peristiwa semua berjalan mulai dari masa lalu hingga sekarang serasa ada kaitannya, apapun bentuknya. Semua terekam jelas dalam memory saya, tentunya ini bukan membuat saya terlena terhadap hal yang harus diprioritaskan, tetapi ini adalah bagian untuk menambah nitro motivasi agar tetap terus memantaskan dalam setiap waktu dan beristiqomah dalam jalan -Nya. Inilah sebuah yang namanya Patient and Persistance (Kesabaran dan Ketekunan).

Terus berikhtiar, terus bertawakkal, dan do'a serta bersyukur di setiap hembusan nafas.. hanya itu yang menjadi kuncinya, dengan terus mengimplementasi sifat-sifat dan afirmasi positif dalam diri, segala hal yang tidak mungkin akan menjadi mungkin asal kita menerapkan 7 Y (yakin, yakin, yakin, yakin, yakin, yakin, yakin).

17 Agustus tahun ini memang luar biasanya pas bertepatan dengan 17 Ramadhan yang tentunya ini adalah momentum dari segala momentum kebaikan dan perjuangan yang ada, (Allah swt selalu menetapkan waktu dengan indahnya sebuah peristiwa yang dapat dipetik hikmahnya...semua indah disaat yang tepat) dan ini benar-benar Full Sejarah. Belajar dari sejarah untuk menatap masa depan yang lebih sehingga dalam prosesnya kita terus memantaskan diri untuk terus lebih, lebih dan lebih baik. Bekalan menuju medan perang harus dipersiapkan di semua aspek, jangan berfikir kurang, tapi teruslah berfikir untuk terus diperbaiki dan ditambah hingga tak terbatas. Ingat Kemampuan manusia itu akan jauh luar biasanya jika semua komponen yang ada dalam dirinya di 'Ledakkan' Potensinya.

17 Agustus , 17 Ramadhan adalah juga momentum memerdekakan belenggu diri yang selama ini dipertahankan, untuk keluar melihat dunia yang lebih luas dan beribadah lebih banyak lagi. Tentunya perjuangan ini tidak bisa dilakukan sendiri tetapi bersama tim yang kompak, solid, dan terus bersinergi dalam hal apapun. Tim adalah personal satu dengan personal lain yang saling terikat dan memiliki ritme kerja yang sama. Saling menutupi dikala kekurangan dan Saling Memberikan dikala kelebihan. Beginilah tim yang selalu bergerak dalam harmonisasi yang baik. Jangan pernah berfikir ideal untuk dalam apapun , semua akan ada terus solusi. Disinilah sense of belonging, Inisiatif terjadi tidak menunggu , tapi langsung bergerak. (Kita bukan kura-kura dalam tempurung khan yang selalu dalam posisi aman).

hmm.. apalagi ya.. yowess mungkin nanti kita sambung lagi ya melanjutkan perjalanan di hari berikutnya. sekian dulu semoga bermanfaat... (harus melaksanakan aktivitas kembali) ;P

to be continue... (promise dan fastaqim)




Kamis, 14 Juli 2011

Nasehat Elang Kepada Anaknya




Kau tahu bahwa semua elang hanya pantas sesama elang

Dengan segenggam sayap, masing-masing memiliki kaki singa
Harus berani dan hormat diri, sergaplah mangsa yang besar saja
Jangan bersibuk dengan ayam hutan, burung belibis dan pipit
Kecuali jika engkau ingin melatih kepandaian berburu

Adalah hina, pengecut tanpa berusaha mengeram
Membersihkan paruh kotor dengan mengambil makanan dari tanah
Elang tolol yang meniru cara burung pipit yang pemalu
Akan menjumpai nasib malang
Sebab dialah yang akan menjadi mangsa buruan

Kutahu banyak elang yang jatuh dalam debu di mata mangsanya
Oleh karena, mereka memilih jalan hidup burung pemakan gandum
Peliharalah martabatmu hingga hidupmu bahagia
Selalu geram, keras, berani dan kuat dalam perjalanan hidup

Biarlah ayam hutan yang malang punya tubuh yang langsing
Bangunlah dirimu kokoh setegak tanduk rusa jantan
Apapun kesenangan yang berasal dari kehidupan fana disini
Datang dari hidup yang penuh keberanian, kegiatan dan kecermatan

Nasehat berharga yang telah diberikan elang kepada anaknya
Jadikan tetesan darah kemilauan berkilat-kilat bagai manikan
Jangan kehilangan diri dalam penggembalaan domba dan kerbau
Jadilah dirimu seperti nenek moyangmu semenjak dahulu

Kuingat dengan baik betapa orang tuaku senantiasa menasehatiku begitu
"Jangan bangun sarang di dahan pohon", ujar mereka
"Kita para elang tak mencari perlindungan di taman dan di ladang manusia"
"Surga kita di puncak-puncak gunung, gurun luas dan tebing jurang"
"bagi kita haram menjemput butir-butir jelai dari tanah”
“sebab tuhan telah memberi kita ruang lebih tinggi yang tak terbatas”

Penduduk kelahiran angkasa yang berdiam bi bumi
Di mataku lebih buruk dari burung kelahiran bumi
Bagi elang, ladang buruannya adalah karang dan batu jurang
Karang baginya adalah batu gosok untuk mempertajam cakar-cakarnya
Kau adalah salah seorang anak kebuasan yang bermata dingin
Keturunan paling murni dari burung garuda

Jika seekor elang muda ditantang oleh seekor harimau
Tanpa mengenal takut ia akan membelalakkan matanya
Terbangmu pasti dan megah
Dalam nadimu mengalir darah raja purba puncak-puncak gunung
Martabatmu terangkat oleh kekuatan
Sasaran apapun tak ditampik oleh matamu
Tak boleh meminta dari tangan orang lain kapanpun saja

Baiklah kamu membawa diri
Dan dengarlah selalu nasehat yang baik dan luhur

Inspired work by M. Iqbal
you are all tough fighters life

Sang Elang


Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang didunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40. Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal, sehingga sangatmenyulitkan waktu terbang. Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan — suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari. Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang , berhenti dan tinggal disana selama proses transformasi berlangsung.

Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan. Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru, elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!

Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan. Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan. Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru, kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan. Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendiri dan andalah sang penguasa atas diri anda. Jangan biarkan masa lalu menumpulkan asa dan melayukan semangat kita. Anda adalah elang-elang itu. Perubahan pasti terjadi. Maka itu, kita harus berubah!

quoted
from antonhuang